Cinta Kepada Rasulullah ﷺ dan Dzuriyyahnya


Sebagai Muslim, kita harus menghormati sekaligus mencintai keluarga dan keturunan Rasulullah ﷺ yang disebut Ahlul Bait. Rasulullah memang menghimbau agar umatnya menghormati dan mencintai keluarga dan keturunannya. Namun apabila di antara mereka ada yang menyimpang dari jalan leluhurnya, hendaklah ada yang menasihatinya.  

Kesaksian Allah SWT dan Rasul-Nya akan kemulyaan ahlul bait bisa tergambar dari firman Allah SWT dan hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam,

إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا (الاحزاب: 33

Artinya: Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa dari kamu, para Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS. Al-Ahzab.:33).

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إني تارك فيكم ما إن تمسكتم به لن تضلوا : كتاب الله وعترتي أهل بيتي (رواه النسائ والطبراني

Artinya: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Sesungguhnya aku tinggalkan untuk kalian dua perkara yang jika kalian berpegang teguh padanya maka kalian tidak akan tersesat: Kitabullah dan keturan ahli-baitku’’. (HR. Imam An-Nasa'i dan Imam Ath-Thabrani)

Sebagai salah satu tinggalan Rasulullah ﷺ untuk umatnya, keturunannya sudah selayaknya mendapat penghormatan dan rasa cinta seperti yang beliau terima.
Sebagaimana anjuran dari sahabat termulia Rasulullah, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq  yang mengatakan,

أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاقِدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَ ارْقُبُوا مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَهْلِ بَيْتِهِ

Telah bercerita kepadaku 'Abdullah bin 'Abdul Wahhab telah bercerita kepada kami Khalid telah bercerita kepada kami Syu'bah dari Waqid berkata; aku mendengar bapakku bercerita dari Ibnu 'Umar RA tentang Abu Bakar radhiyallahu 'anhum yang berkata; "Peliharalah hubungan dengan Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dengan cara menjaga hubungan dengan ahli bait beliau". (HR. Imam Bukhari No.3436).

Al-Imam Al-Quthb Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad menghimbau agar selalu mencintai Ahlu Bait Nabi ﷺ 

لأهل بيت رسول الله صلى الله عليه وسلم شرف، ولرسول الله صلى اللهعليه وسلم  بهم مزيد عناية وقد أكثر على أمته من الوصيّة بهم والحث على حبّهم ومودتهم. وبذالك أمرالله تعالى في كتابه في قوله تعالى: "قل لا أسألكم عليه أجرا إلا المودة في القربى" .(الشورى، ٢٣) ـ

Artinya: “Ahlul Bait memiliki kemuliaan tersendiri, dan Rasulullah telah menunjukkan perhatiannya yang besar kepada mereka. Beliau berulang-ulang berwasiat dan mengimbau agar umatnya mencintai dan menyayangi mereka. Dengan itu pula Allah subhanahu wataála telah memerintahkan di dalam Al-Qur’an dengan firman-Nya: “Katakanlah wahai Muhammad, tiada aku minta suatu balasan melainkan kecintan kalian pada kerabatku.” (QS Asyuara :23). 
(Kitab Al-Fushul al-‘Ilmiyyah wal Ushul al-Hikamiyyah, (Dar Al-Hawi, Cet. II, 1998, hal. 89)

Banyak sekali keutamaan yang akan diperoleh oleh orang yang memuliakan dan berbuat baik kepada keturunan Rasulullah Saw. Di bawah ini adalah beberapa diantaranya :

1. Mendapat balasan kebaikan dari Rasulullah ﷺ pada hari kiamat
2. Mendapat syafaat Rasulullah Saw pada hari kiamat
3. Dipanjangkan umurnya dalam kebahagiaan

Daftar Pustaka :
1. Kitab Al-Fushul al-‘Ilmiyyah wal Ushul al-Hikamiyyah, (Dar Al-Hawi, Cet. II, 1998, hal. 89
2. https://www.laduni.id/post/read/45743/mencintai-ahlul-bait-sebagai-tangga-menuju-cinta-rasulullah-saw
3.  https://islam.nu.or.id/syariah/keharusan-menghormati-ahlul-bait-dan-menasihati-jika-mereka-menyimpang-pFCse
4. https://bincangsyariah.com/kolom/ini-anjuran-dan-balasan-mencintai-keturunan-rasulullah/

Postingan populer dari blog ini

Ikhtilaf Hukum Rokok di Kalangan Para Ulama'